CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Jumat, 27 Februari 2009

Perpustakaan = Enggak Gaul???

Hari gini, ada apa sih di perpustakaan sekolah? Kayaknya enggak ada yang ”penting” di perpustakaan sekolah atau perpus. Tinggal klik Google, semua informasi langsung tersedia....

Perpus? Udah bukunya jadul, lay out-nya enggak menarik, dilarang ngobrol lagi. Kalau saja enggak ada tugas yang memaksa kita masuk perpus, males banget ya...

Kayaknya hampir pasti kalo sebagian besar putabuers bakalan menjawab dengan ”penolakan” yang sama saat ditanya komentarnya soal perpus. Lokasi yang mestinya bisa jadi tempat nongkrongnya putabuers di sekolah, dijauhi karena kondisinya yang nyaris ketinggalan zaman.

Perpus ibarat ”penyakit”. Sejak zaman dulu, perpus identik sebagai salah satu tempat di sekolah yang amat dihindari putabuers. Kalaupun ada yang demen masuk ke perpus, bisa dibilang orang-orangnya itu melulu. Enggak jarang pula, geng perpus itu disebut sebagai kelompok enggak gaul.

Inget kan sosok Rangga di film Ada Apa Dengan Cinta? yang diperankan Nicholas Saputra? Cowok asosial yang enggak punya temen itu hobi menyendiri, demen membenamkan diri di antara buku-buku di perpus.

Jadi kesannya, perpus = enggak gaul.

Kalo dibandingin sama kantin, pastilah perpus kalah populer. Biarpun kantin pasti bikin kantong terkuras, tapi tetap aja banyak putabuers yang lebih milih nongkrong di kantin ketimbang perpus.

0 komentar: